Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ﺇِﻧَّﻤَﺎﺑُﻌِﺜْﺖُ ﻟِﺄُﺗَﻤِّﻢَ ﺻَﺎﻟِﺢَ ﺍﻟْﺄَﺧْﻠَﺎﻕِ
“Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan #akhlak yang mulia”
Firman Allah:
ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺭْﺳَﻠْﻨَﺎﻙَ ﺇِﻟَّﺎ ﺭَﺣْﻤَﺔً ﻟِّﻠْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ
“Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. (Al-Anbiya’: 107)
Pondasi dasar dalam bersosial kemasyarakatan, bermu'malah bin hablumminannas adalah membangun karakter yang baik, a.k.a atitude bin akhlak yang soleh
Dari sini ukhuwah islamiyah bisa dibangun dengan erat dan dieratkan, tidak saja dengan sesama #agama, namun dengan semua agama yang berlebel umat Rasulullah..
Bukan lagi syiar kelompok agama ekslusif, karena dasarnya sendiri #Islam itu assalam, rahmat, keselamatan bagi semesta, bukan kelompok atau golongan.. (addinul islam)
Menyambung dari status solat jum'at kemarin, maka #masjid itu "hotspot" bagi penguat #keimanan, #ketakwaan, kebersamaan, tempat berteduh dari penat kehidupan, tempat dahaga dari keras dan gersangnya hati..kerunya jiwa, bukan tempat iklan politik kelompok golongan, cari simpati, menyeru perusakan, pecah brlah umat dan apalah sejenisnya yang mengatasnamakan agama dan bahkan kebenaran.
Dimana jika kita berada didalamnya itu menyejukan #lahir #batin. Tidak hanya bagi orang-orang baik, orang tudak baikpun merasa nyaman didalamnya. Ya, walopun ketika itu Rasulullah berpolitik, namum berbeda dengan politik kita sekarang...(hubuddunya) dimana kebanyakan semua haus kekuasaan begitu cinta dengan hal-hal lahiriyah, berbeda dengan politik Rasulullah yang begitu zuhud dan adil secara kaffah tanpa memandang latar belakng apapun...nah !!
Selain itu pandangan politik Rasulullah begitu luas..tidak eksklusif, menaungi, mengayomi semua..tidak ada kepentingan pribadi didalamnya. Syiar dibawah bendera Islam untuk membaguskan akhlak.
So, berdakwalah dengan akhlak.
~Is